Becak Freestlye mungkin terdengar aneh judul salah satu ceritaku ini bagi anda , mana mungkin ada becak yang melakukan free style , biasanya yang umum anda dengar sebagai freestyler adalah sepeda motor , mobil , sepeda gunung , skateboard dan sepatu roda . Namun memang demikian apa adanya , cerita ini dimulai ketika aku seusai pulang dari sekolah , saat itu matahari sangat tidak bersahabat kulitku yang tadinya putih seperti orang Cina kini menjadi kulit Cina gosong alias coklat kehitam-hitaman . Ketika itu aku sedang duduk di bangku kelas 6 SD , seperti biasa setelah pulang sekolah tidak asyik rasanya kalau aku tidak bermain dengan teman-temanku , tidak ada sejarahnya waktu itu jika aku setelah pulang sekolah aku langsung tidur siang dan setelahnya melanjutkan dengan belajar , jika saja hal itu terjadi mungkin bumi yang tadinya bulat menjadi kotak . Setelah pulang dari sekolah aku ganti baju dan melanjutkannya dengan makan siang , perutku yang tadinya mendendangkan lagu karaoke selama perjalanan pulang sekolah kini sudah diam menunjukkan bahwa ruang hampa yang berada di dalam perut sudah terisi . Usai mencuci piringku aku langsung pergi bermain , sebelum pergi aku sempat berpamitan dengan ibuku , aku berpamitan dengannya di teras depan rumah dan ibuku sedang berada di dalam kamarnya . Tanpa pikir panjang aku langsung memakai sandal warisan kakakku yang karena telah dipakai dalam perjalanan ke barat solnya sudah sangat tipis setipis kertas tisue , hal ini juga sangat menguntungkan bagi pihak yang memakai selain aerodinamis sandal ini juga sangat ringan dan mudah dibawa ke mana-mana serta fleksibel dan sangat elegan dipakai oleh semua kalangan tanpa terkecuali . Saat itu aku pergi ke rumah temanku yang bernama Dimas yang juga merupakan salah satu di antara orang-orang penting dan berjasa dalam kelasku termasuk juga aku .










0 komentar:
Poskan Komentar
Poskan Komentar