“ Tersesat Di Desa Sendiri “ adalah pengalamanku ketika aku hendak mudik ke desa . Ketika itu sebelum hari Idul Fitri tiba keluargaku dan keluarga pamanku merencanakan untuk mudik bersama-sama , mereka berniat mudik dengan memakai kendaraan mobil milik salah satu anaknya . Mengingat di saat itu harga BBM mulai naik , ibuku menolak untuk menerima ajakan itu karena merasa sangat memberatkan pihak yang mengajak. Akan tetapi keluarga pamanku tetap bersikeras untuk mengajak kami sekeluarga mudik bersama dengan mobilnya itu , karena begitu ngototnya pamanku ini kamipun mengikuti ajakannya itu . Mereka menyuruh kami untuk berkumpul pada jam 9 pagi setelah menunaikan sholat Ied . Keesokan harinya aku yang pada malam hari sebelumnya sangat susah sekali tidur karena terus- menerus memikirkan ajakan pamanku itu , jangan-jangan nanti akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan dalam perjalanan nanti . Tak lama setelah bangun aku segera mengemasi pakaian dan segala kebutuhan yang akan diperlukan di desa nanti , tidak hanya aku segenap keluarga besarku juga demikian mereka sibuk dengan urusannya masing-masing . Jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi sebelum menuju ke rumah pamanku aku menyempatkan diri untuk sarapan pagi guna bekal agar tidak sakit ataupun kelaparan saat di perjalanan . Pukul 09.30 pas tak kurang dan tak lebih kami sekeluarga berangkat dengan mengendarai sepeda 2 motor dan seperti biasa aku selalu menjadi pasangan emas dengan kakakku . Sekitar sepuluh menit kemudian kami sampai di rumah pamanku , di sana pamanku sudah menyambutku dengan upacara yang riang gembira meskipun wajah pamanku yang seperti guru shaolin aku tetap menghargainya layaknya seorang murid kepada guru . Seolah tak mau kalah dengan tampilan anak muda pamanku juga bergaya ala anak Breaker dengan mengenakan kaos bola berlambang Manchaster United dan busana bagian bawah yang di balut sebuah celana panjang yang terbuat dari kain biasa , menjadikannya seperti anak-anak jaman sekarang yang sangat elegan dan glamour .










0 komentar:
Poskan Komentar
Poskan Komentar